Ketua Panitia, Yuswardi, S.Pd, menyampaikan bahwa gerakan ini bertujuan untuk membiasakan anak-anak menjalani pola hidup positif melalui tujuh kebiasaan utama, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk kedisiplinan, menguatkan nilai spiritual, menjaga kesehatan fisik dan mental, mendukung pertumbuhan tubuh, mengembangkan kecerdasan, membangun kecerdasan sosial serta memastikan anak memiliki waktu istirahat yang cukup,” jelas Yuswardi.
Ia menambahkan, pelaksanaan gerakan ini memiliki dasar hukum yang kuat, antara lain Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti, Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan, serta Surat Edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 14 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Satuan Pendidikan.
Kegiatan peluncuran ini diikuti oleh perwakilan siswa-siswi jenjang PAUD, SD, dan SMP se-Kabupaten Belitung. Yuswardi berharap, gerakan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam membentuk anak-anak Belitung yang disiplin, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan global menuju Indonesia Emas 2045.
“Kami ingin program ini menjadi gerakan nyata yang hidup di sekolah-sekolah, bukan sekadar kegiatan seremonial. Semoga anak-anak kita tumbuh sebagai generasi yang sehat, cerdas, berkarakter dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ini juga diisi dengan pembacaan deklarasi pelaksanaan gerakan “7 Kebiasaan Anak Belitung Hebat Tahun 2025” oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung, Tomy Wardiansyah, S.Sos.
“Kami Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung menyatakan memberikan dukungan penuh terhadap gerakan ini untuk membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Kami berkomitmen memfasilitasi pelaksanaannya di seluruh satuan pendidikan serta mengintegrasikannya ke dalam kebijakan dan program daerah,” ujar Tomi.
Dengan peluncuran program ini, Pemerintah Kabupaten Belitung menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang unggul secara akademik, emosional, dan spiritual serta menjadi pelopor pendidikan karakter di tingkat daerah. (Narasi : HD / Editor : Arlan / Redaktur : Verry)