Lomba yang digelar sejak Oktober hingga November 2025 ini diikuti oleh 41 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas kreatif, hingga sineas lokal. Para peserta menampilkan beragam tema, mulai dari pesona alam pantai dan geopark, hingga kuliner dan budaya masyarakat Belitung.
Plt. Kepala Dinas Pariwisata Belitung, Susanto menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dispar untuk mengajak masyarakat berperan aktif dalam mempromosikan keindahan dan kekayaan budaya Pulau Belitung melalui media digital.
”Kami sangat bangga melihat antusiasme masyarakat, terutama para generasi muda, yang kreatif dalam mengemas potensi wisata Belitung menjadi karya video menarik dan inspiratif” ucap Susanto
Susanto juga menyebut lomba ini membuktikan bahwa promosi pariwisata bisa dilakukan bersama-sama, dengan semangat kolaborasi dan cinta terhadap daerah.
”Saya harap masyarakat Belitung bisa saling kolaborasi untuk membangun pariwisata yang ada di Kabupaten Belitung sehingga pariwisata kita semakin maju” lanjut Susanto
Setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri yang terdiri dari praktisi perfilman, videografer profesional, dan ketua umum Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia, terpilih 7 karya terbaik yaitu;
Juara I – “Bukan Dewata, Tapi Di Belitung Aja” karya Rosdian Asri Prihatino
Juara II – “Jelajah Pesona Keindahan Alam Belitung” karya Sandy Permata Shulur
Juara III – “Bukit Peramun” karya Egy Chandra Winata
Juara Harapan I – “Liburan Gak Harus Jauh, Di Belitung Aja” karya Teguh Satriyo
Juara Harapan II – “Belitung, Surga Wisata Indonesia” karya Berry Aldika
Juara Harapan III – “Menjelajahi Surga Tersembunyi” karya Loes Virnando
Juara Favorit – “Datang Untuk Pulang” karya Hasiahna
Para pemenang menerima hadiah berupa sertifikat penghargaan, bingkisan serta uang pembinaan. Video pemenang nantinya akan digunakan sebagai promosi resmi di berbagai platform digital dan event pariwisata. (Narasi : Al / Editor : Arlan / Redaktur : Verry)