Rapat tersebut membahas perkembangan inflasi daerah berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), sekaligus mengevaluasi efektivitas program pengendalian inflasi yang telah dan akan dilaksanakan. Dalam rapat tersebut, TPID Kabupaten Belitung menegaskan sejumlah program strategis yang diusulkan sebagai upaya menekan laju inflasi, khususnya yang bersumber dari kelompok makanan dan komoditas pangan strategis.
Salah satu program usulan TPID yang didorong pelaksanaannya adalah BINGKIS (Bazar Ikan Gerakan Inisiasi Swasta). Program ini dilaksanakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Belitung sebagai upaya menjaga stabilitas harga ikan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.
Kepala Bidang Usaha Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, Susanto menyebut program BINGKIS bertujuan untuk mendekatkan masyarakat dengan komoditas ikan berkualitas dengan harga terjangkau, sehingga dapat meredam gejolak harga di pasaran.
Selain BINGKIS, Dinas Perikanan Kabupaten Belitung juga akan memberikan bantuan alat tangkap ikan dan alat bantu penangkapan ikan kepada nelayan.
“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi hasil tangkapan, menjaga pasokan ikan, dan mendukung stabilitas harga komoditas perikanan di Kabupaten Belitung,” Ucap Susanto.
Sementara itu, dari sektor pertanian dan peternakan, TPID juga mengusulkan dan mendorong pelaksanaan program BE TANAM (Belitung Tani dan Beternak untuk Tekan Inflasi Mandiri) yang dijalankan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung. Program ini menyasar sejumlah komoditas yang kerap menjadi penyumbang inflasi, seperti cabai rawit merah, cabai merah keriting, dan daging ayam ras.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Tenny, menjelaskan bahwa BE TANAM dilaksanakan melalui pembagian benih cabai dan bibit ayam ras secara gratis kepada masyarakat, khususnya kelompok tani dan peternak ayam.
“Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pasokan pangan, menjaga stabilitas harga, serta menekan inflasi daerah secara mandiri dan berkelanjutan”, ungkap Tenny.
Melalui rapat evaluasi kinerja TPID ini, Pemerintah Kabupaten Belitung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas perangkat daerah dalam mengendalikan inflasi.
Program-program usulan TPID diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam menjaga keterjangkauan harga pangan, melindungi daya beli masyarakat, serta mendukung stabilitas ekonomi daerah, khususnya di Kota Tanjungpandan. (Narasi : Hendra / Editor : Arlan / Redaktur : Verry)
