Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan shalawat dan tahlil, dilanjutkan dengan tausyah dari pencermah Dr. KH. Masmuni Mahatma, S.Fil, M.Ag dan Gus Kholil Nizar.
Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Marzuki menyebut bahwa Tabligh Akbar hari ini hendaknya menjadi sarana muhasabah bersama sekaligus meneladani akhlak para masyayikh, dan menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman hidup dalam belajar, bekerja, dan bermasyarakat.
”Melalui tabligh akbar ini, saya harap kita semua bisa meningkatkan ibadah, memperbanyak shalawat, mempererat silaturahmi, dan memperkokoh kebersamaan dalam membangun daerah”, ucap Marzuki.
Ia juga menyebut bahwa di tengah berbagai tantangan zaman, arus informasi yang begitu cepat, perubahan sosial yang dinamis, hingga tantangan moral generasi muda, di butuhkan kembali cahaya hikmah para ulama dalam membangun daerah yang religius dan berakhlak mulia.
”Saya percaya, dengan doa para ulama, dengan kebersamaan masyarakat, dan dengan niat yang tulus, Kabupaten Belitung akan terus menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan penuh keberkahan”, tambah Marzuki.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Belitung berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan rohani dan moral masyarakat. (Narasi : AL / Editor : Arlan / Redaktur : Verry)
