- Official Website - https://kominfo.belitung.go.id -

Kepala BKKBN Babel Sebut, Bangka Belitung Mulai Masuki Fase Bonus Demografi

Tanjungpandan, Diskominfo Belitung – Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa menyebut Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini mulai memasuki fse bonus demografi. Hal ini ditandai dengan dominasi penduduk usia produktif di Provinsi Bangka Belitung.

Hal ini disampaikan Fazar pada rapat koordinasi daerah Program Bangga Kencana tingkat Provinsi Bangka Belitung di gedung serba guna H. Isyak Zainudin, Belitung, rabu (8/4/2026).

Kondisi ini bagi Fazar bisa menjadi peluang strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah.

‎”Kita punya waktu yang tidak banyak menuju 2045. Rakorda ini adalah momentum untuk memastikan setiap bantuan tepat sasaran, setiap edukasi sampai ke telinga remaja, dan setiap balita di Babel tumbuh optimal,” ucap Fazar dalam sambutannya.

‎Selain itu, Ia menyebut bahwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga masih menghadapi tantangan prevalensi stunting. Beberapa catatan untuk hal ini yaitu keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dan gizi di beberapa daerah serta variasi kualitas pembinaan keluarga.

‎Fazar menyebut diperlukan pendekatan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan pada pembangunan keluarga yang difokuskan pada intervensi 1.000 hari pertama kehidupan. Fokus ini menjadi fondasi utama dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas generasi masa depan.

‎Sementara itu, Wakil Bupati Belitung, Syamsir menyebut bahwa Pemerintah Kabupaten Belitung menyatakan komitmen penuh dalam mendukung upaya BKKBN ini. Pemkab juga akan terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta generasi muda untuk menjadi bagian dari gerakan pembangunan keluarga yang tangguh dan berkualitas.

‎”Kami meyakini bahwa keberhasilan Program Bangga Kencana tidak dapat dicapai secara parsial, tetapi harus melalui kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Pusat, Provinsi, Daerah, serta seluruh elemen,” ucap Syamsir

‎Syamsir berharap melalui Rakorda ini, akan terbangun kesamaan persepsi, penguatan koordinasi, serta rumusan langkah-langkah strategis yang lebih efektif dan terarah. Ia juga menyebut kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memastikan transformasi program ini benar-benar berjalan baik hingga ke tingkat akar rumput.

‎”Mari bersama-sama, kita terus memperkuat komitmen dan kerja nyata dalam mewujudkan keluarga berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” ajak Syamsir.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi dan komitmen lintas sektor. Dalam Rakorda ini ada beberapa fokus utama yang dibahas antara lain percepatan penurunan angka stunting, penguatan ketahanan keluarga, serta optimalisasi bonus demografi.(Narasi : AL / Editor : Arlan)