Wakil Bupati Belitung, Syamsir menyebut gerakan pramuka diharapkan mampu menjadi benteng moral bangsa, sekaligus menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda agar memiliki karakter kuat, kemampuan berpikir kritis, serta semangat gotong royong yang tinggi.
”Melalui semangat Wira Satya Darma, saya juga ingin mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Belitung untuk menjadi pelopor perubahan, penjaga alam, penggerak inovasi, dan pejuang kebersamaan,” ucap Syamsir
Syamsir berharap melalui kegiatan perkemahan ini menjadi momentum penanaman nilai-nilai Trisatya dan Dasa Dharma Pramuka. Nilai-nilai ini baginya menjadi andasan dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan dan kepedulian terhadap sesama.
”Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai ajang pembelajaran dan pengabdian. Ingatlah, masa depan daerah dan bangsa ini berada di tangan generasi muda yang berkarakter, berpengetahuan, dan berakhlak mulia” lanjut Syamsir.
Perkemahan Wira Satya Darma 2025 di Kabupaten Belitung dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 6 hingga 9 November 2025. Perkemahan ini bakal diisi dengan berbagai kegiatan pentas seni seperti lomba keterampilan kepramukaan, bakti masyarakat, penjelajahan, dan malam api unggun sebagai puncak acara. (Narasi : Al / Editor : Arlan / Redaktur : Verry)
