Kasimin menyebut bahwa untuk memudahkan pemahaman anak-anak, dapat dibuatkan animasi atau video pendek yang berkaitan dengan pembelajaraan geopark ini. Sehingga nantinya penyampaian informasi menjadi lebih menarik dan mudah diakses.
”Karena anak-anak di zaman sekarang ini lebih identiknya dengan tontonan, mungkin kita bisa masuk di situ. Kita masuk buatkan animasi atau video pendek semacam pembelajarannya dan kita konsep dengan menarik”, ucap Kasimin.
Menurut Kasimin pendekatan tekstual dan konvensional seringkali kurang mampu menggambarkan secara mendalam. Bagi dirinya, dengan video kreatif, materi yang dianggap berat dapat dikemas menjadi konten yang lebih segar dan mudah dicerna oleh generasi Z dan Alpha.
”di era digital ini kita dituntut untuk beradaptasi cepat dalam dunia pendidikan. Karena terus terang, kalau guru menyampaikan secara langsung mungkin beberapa murid ada yang mencerna dengan baik dan ada yang tidak”, terang Kasimin.
Kasimin juga membuka ruang kolaborasi dengan Diskominfo Belitung dalan proses penyusunan video. Baginya kolaborasi ini akan mempercepat proses pembuatan media pembelajaran.
”Ya bisa saja bekerja sama dengan kami terkait dengan bagaimana menciptakan atau membuatkan semacam video, animasi dan segala macamnya” tambah Kasimin
Sosialisasi ini dihadiri oleh jajaran pendidik, badan pengelola Geopark Belitung, serta pemangku kepentingan terkait. Fokus utamanya adalah mencari cara agar materi muatan Geopark tidak lagi dianggap sebagai pelajaran hafalan yang kaku, melainkan menjadi inspirasi bagi siswa untuk menjaga kelestarian bumi di masa depan. (Narasi : AL / Editor : Arlan / Redaktur : Verry)
