Bapas Tanjungpandan Luncurkan Inovasi SI-LANDUK, Perkuat Layanan Digital bagi Klien dan Masyarakat

Tanjungpandan, Diskominfo Belitung – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan resmi meluncurkan inovasi SI-LANDUK (Satu Informasi Layanan dan Pengaduan Masyarakat), Selasa (03/02). Inovasi ini dihadirkan sebagai bentuk transformasi layanan publik berbasis digital guna mempermudah Klien Pemasyarakatan dan masyarakat dalam mengakses layanan serta berinteraksi dengan jajaran Bapas Tanjungpandan secara cepat, mudah, dan transparan.

SI-LANDUK dapat diakses melalui pesan WhatsApp di nomor 0819-2799-2937 dan dirancang sebagai pusat informasi sekaligus kanal komunikasi terpadu. Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh informasi terkait profil dan layanan Bapas, inovasi pelayanan, layanan klien pemasyarakatan, hingga menyampaikan pengaduan tanpa harus datang langsung ke kantor.

Kepala Urusan Tata Usaha Bapas Kelas II Tanjungpandan, Yovie Agustian Putra, menjelaskan bahwa SI-LANDUK merupakan inovasi yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan layanan dalam satu platform digital yang mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

“SI-LANDUK kami rancang sebagai one stop service berbasis WhatsApp agar Klien Pemasyarakatan dan masyarakat dapat mengakses informasi dan layanan secara cepat serta efisien. Ini menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara Bapas Tanjungpandan dengan masyarakat,” ujar Yovie.

Ia menambahkan, SI-LANDUK memiliki sejumlah menu utama, antara lain Sekilas Bapas Tanjungpandan, Inovasi Bapas Tanjungpandan, Inovasi Layanan Sahabat Klien (Satu Hati Bantu Klien), Layanan Klien Pemasyarakatan, serta Layanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat. Seluruh fitur tersebut disusun untuk memastikan pelayanan yang responsif, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.

Lebih lanjut, Yovie menjelaskan bahwa penamaan SI-LANDUK juga mengandung makna filosofis yang mengangkat kearifan lokal Belitung.

“Nama SI-LANDUK kami ambil dari nama maskot pelayanan Bapas Tanjungpandan yang merupakan karikatur hewan pelanduk atau kancil, satwa yang dilindungi di Belitung. Pelanduk dikenal sebagai hewan yang cerdas, lincah, dan adaptif. Nilai-nilai inilah yang kami terapkan dalam semangat pelayanan publik di Bapas Tanjungpandan,” jelasnya.

Menurutnya, pemilihan nama dan maskot tersebut menjadi simbol pelayanan yang humanis, ramah, serta dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat identitas Bapas Tanjungpandan yang berakar pada nilai lokal.

Salah satu inovasi unggulan yang terintegrasi dalam SI-LANDUK adalah Layanan Sahabat Klien – Satu Hati Bantu Klien, yaitu layanan khusus wajib lapor dan bimbingan online bagi Klien Pemasyarakatan dengan kategori lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta klien tidak mampu yang memiliki keterbatasan fisik maupun ekonomi.

Layanan ini secara khusus menyasar Klien Pemasyarakatan yang berdomisili di Kabupaten Belitung Timur, yang selama ini menghadapi kendala jarak tempuh dan akses transportasi untuk hadir langsung ke kantor Bapas Tanjungpandan.

Kepala Bapas Kelas II Tanjungpandan, Muhamad Irfani, menegaskan bahwa peluncuran SI-LANDUK merupakan bagian dari strategi pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dengan menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kinerja organisasi.

“Pembangunan Zona Integritas bukan hanya tentang pemenuhan indikator, tetapi bagaimana pelayanan yang kami berikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. SI-LANDUK menjadi wujud komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas kinerja, serta kepercayaan masyarakat terhadap Bapas Tanjungpandan,” tegas Irfani.

Ia menambahkan bahwa digitalisasi layanan merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan geografis wilayah kerja serta memperluas jangkauan pelayanan pemasyarakatan yang inklusif dan berkeadilan.

Inovasi SI-LANDUK turut mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur, Chandra Arya Putra, yang menilai layanan tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses.

“Kami mengapresiasi inovasi Bapas Tanjungpandan melalui SI-LANDUK. Jarak yang jauh selama ini menjadi kendala bagi masyarakat Belitung Timur. Dengan layanan berbasis digital ini, akses pelayanan menjadi lebih mudah, cepat, dan sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

Dengan hadirnya SI-LANDUK, Bapas Kelas II Tanjungpandan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas. (Kontributor Bapas Kelas II Tanjungpandan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *