Tanjungpandan, Diskominfo Belitung – Menjelang rencana pembukaan penerbangan internasional rute Singapura–Tanjungpandan, Pemerintah Kabupaten Belitung menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda, instansi vertikal, serta seluruh pihak terkait, Selasa (14/4/2026).
Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, menegaskan momentum ini merupakan peluang besar yang tidak dimiliki semua daerah dan harus disambut dengan kesiapan penuh.
“Kesempatan ini tidak dimiliki oleh semua daerah. Kuncinya sekarang adalah kesiapan kita bersama,” tegasnya.
Ia mengingatkan, penerbangan internasional diperkirakan mulai beroperasi pada awal Mei 2026. Karena itu, seluruh pihak diminta bergerak cepat dan tidak menunda.
“Jangan sampai pesawat sudah terbang, kita masih rapat. Tentukan siapa melakukan apa, langsung jalankan. Tancap gas,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan penerbangan internasional tidak hanya ditentukan oleh bandara atau destinasi wisata, tetapi juga pengalaman menyeluruh yang dirasakan wisatawan sejak tiba di Belitung. Mulai dari proses kedatangan, kebersihan lingkungan, fasilitas, hingga keramahan masyarakat menjadi faktor penting dalam membentuk kesan.
“Kita harus mampu menjaga kesan pertama wisatawan. Dari situ mereka menilai ramah atau tidak, bersih atau tidak, nyaman atau tidak,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan sektor pariwisata, termasuk penyediaan paket wisata terintegrasi agar wisatawan tidak kebingungan saat tiba.
“Jangan sampai tamu datang, tapi bingung mau ke mana. Semua harus sudah disiapkan, dari transportasi sampai aktivitas wisata,” lanjutnya.
Selain itu, bupati juga mengingatkan tentang kualitas pelayanan dan kewajaran harga, menurutnya tantangan terbesar bukan hanya mendatangkan wisatawan, tetapi memastikan mereka ingin kembali.
“Yang kita khawatirkan bukan wisatawan tidak datang, tetapi mereka datang sekali dan tidak kembali lagi,” ungkapnya.
Bupati mengajak seluruh pihak untuk bekerja secara terbuka, saling berkoordinasi secara menyeluruh.
“Kita sudah membuka pintu Belitung ke dunia. Jangan setengah-setengah. Berikan totalitas dan ketulusan,” pungkasnya. (Narasi : HD / Editor : Arlan)
